Posted by : Ria
Senin, 18 November 2013
CARBOHIDRAT
Pertama
carbohidrat dikenal dengan dengan glukosa, lalu beberapa lama kemudian
karbohidrat diartikan sebagai “hydrat of carbon” yang mempunyai rumus molekul C6(H2O)6 .
Sekarang Karbohidrat didefiisikan sebagai polihidroksi aldehid dan keton atau
zat (senyawa) yang dihidrolisis untuk menghasilkan polihidroksi aldehid dan
keton. Terutama dalam bentuk asetal dan hemiasetal.
· Karbohidrat terbagi menjadi dua, yaitu:
1.
Monosakarida : gula yang sudah tidak dapat di hidrolisis
kembali / bagian terkecil dari gula.
Ex: Glukosa dan Fruktosa.
2.
kompleks sakarida :
terdiri dari dua atau lebih gula yang berikatan.
Ada bebarapa komplek sakarida:
-
Disakarida
: terdapat 2 molekul monosakarida.
-
Trisakarida :
terdapat 3 molekul monosakarida.
-
Oligosakarida : terdapat 3-10 molekul
monosakarida.
-
Polisakarida :
terdapat lebih dari 10 monosakarida.
·
Klasifikasi
Monosakarida Menurut:
1.
Nomor dari atom karbon dalam molekul. Monosakarida
yang mengandung 3 C (TriosE), 4 C (Tetrose), 5 C (pentose), 6 C (hexose), dan seterusnya.
2.
Molekul Karbohidrat yang termasuk dalam grup
aldehid atau keton. Monosakarida yang mengandung grup aldehid disebut aldosa,
dan monosakarida yang mengandung grup keton disebut ketose.
·
Monosakarida
dengan Notasi D dan L
Dalam reaksi fisher grup karbonil selalu terletak
di rantai paling atas atau rantai no.1
(aldehid) atau tidak terletak di rantai no.1 (Keton).
Notasi D dan L adalah OH yang terletak dipaling
bawah atau OH yang memiliki rantai no. x(paling akhir) sebagian besar adalah
karbon asimetri. Saat OH berada diposisi kanan
à D-gula, dan pada saat OH
berada disebelah kiri à L-gula.
·
Konfigurasi
dari aldose
Epimer adalah diastereomer yang berbeda
konfigurasinya, hanya berdeda satu karbon asimetri.
·
Formasi
Hemiasetal
Aldehid
atau keton ditambah alcohol akan menghassilkan hemiasetal dan jika di reaksikan
dengan katalis asam akan menjadi asetal.
·
Struktur
siklik dari monosakarida.
Jika grup aldehid dan grup hidroksil adalah bagian
dari molekul yang sama maka akan menghasilkan siklik hemiasetal. Siklik
hemiasetal lebih stabil jika berada pada siklik no. 5 atau no.6 dari pada dalam
bentuk awalnya (rantai).
Cara menggambar rantai struktur siklik draw
Haworth:
1. Gambarkan
bentuk awal karbohidratnya (dalam bentuk rantai).
2. Pda penomoran, beri no.1 pada atom C gugus
aldehid.
3. Bagian
kanan rantai berada diposisi bawah pada struktur siklik, dan bagian kanan
berada pada posisi atas struktur siklik.
4. Tukar
posisi C5 dan C6, Jika OH pada cabang C5 berada di bagian bawah maka berotasi
ke kanan.
5. Tutup
cincin, sambungkan C6 dengan C1.
Penamaan
alpha jika OH berada di posisi yang berlawanan dengan CH2OH, dan beta jika OH
berada disisi yang sama dengan CH2OH.
****hasil resume kuliah KIMOR dosen dian agung